+62 8227 822 2298 info@destinesia.co.id

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
+62 8227 822 2298 info@destinesia.co.id

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Komodo, Naga Terakhir yang Belum Punah

Pulau cantik di Timur Indonesia, diakui UNESCO sebagai situs warisan budaya yang wajib dilestarikan. Pasalnya tempat ini menjadi satu-satunya habitat hewan purba yang belum punah.

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Timur yang keberadaannya dikenal sebagai rumah bagi ratusan komodo. Pulau ini juga merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat.

Hewan komodo menjadi satu-satunya hewan purba yang belum punah, hingga saat ini hidup damai dan berkembang biak dengan baik di pulau ini. Karenanya, pada tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi “New Seven Wonders of Nature” oleh UNESCO.

Sebanyak 5965 komodo dapat kita temukan di Taman Nasional ini, yang meliputi tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Rinca, dan Padar. Pulau Komodo memiliki sekitar 2.918 komodo, sedangkan sisanya tersebar di Pulau Rinca (2875), Gili Motang Pulau (92), Nusa Kuda Island (75) dan Pulau Padar (5).

Awalnya, Taman Nasional Komodo ditujukan untuk melindungi keberadaan komodo saja. Tapi seiring waktu dikembangkan lebih luas lagi. Sekarang tempat reservasi alam ini melindungi berbagai satwa dan juga lingkungan alam lainnya, sekaligus menjadi tempat wisata yang paling digandrungi oleh para wisatawan asing dan lokal.

Selain menikmati keindahan alam, di Taman Nasional ini juga terdapat spot-spot menarik untuk snorkeling menikmati keindahan alam bawah laut. Lebih dari 1000 spesies ikan, 260 lebih spesies karang, lumba-lumba, paus, hingga penyu yang ada di Pulau Rinca dan Pulau Padar yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini.

Pantai Merah Muda dan Surga Bawah Laut

Sesuai dengan namanya, pantai ini memiliki pasir berwarna merah muda yang dilihat dari kejauhan sangat indah. Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal warna pasir merah muda yang cantik ini.

Beberapa berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pink Beach karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Selain kondisi pantainya yang unik dan indah, kehidupan bawah laut di Pink Beach juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Taman bawah laut Pink Beach adalah istana bagi beragam jenis ikan, ratusan jenis batu karang, dan berbagai jenis biota laut lainnya. Oleh karena itu, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke area Taman Nasional Komodo.

Source: https://pesona.travel/keajaiban/407/komodo-naga-terakhir-yang-belum-punah

Leave a Reply

Categories